Postingan

Menampilkan postingan dengan label Peristiwa

DPRD PALI Hadir dengan Bantuan dan Doa, Sambangi Korban Kebakaran Desa Curup

Gambar
PALI — Seusai mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kecamatan Tanah Abang, Senin (17/8/2026), tiga anggota DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dari daerah pemilihan (Dapil) 6 langsung melangkahkan kaki menuju Desa Curup. Bukan untuk menghadiri seremoni, melainkan untuk menemui warga yang sedang berduka setelah rumah mereka dilalap si jago merah pada Sabtu (15/8/2026). Ketiga legislator tersebut yakni Muhammad Rizal, Sarnubi, dan Afriansyah . Kehadiran mereka membawa bantuan sekaligus pesan sederhana: di tengah musibah, tidak seorang pun seharusnya merasa sendirian. Di hadapan para korban, ketiganya menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga Desa Curup. Bantuan yang diserahkan memang tidak dimaksudkan untuk mengganti seluruh kehilangan, tetapi menjadi bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi masa sulit. Muhammad Rizal mengatakan, kedatangannya bersama Sa...

Tiga Rumah Ludes Dilalap Api, Harta dan Surat Berharga Warga PALI Tak Tersisa

Gambar
PALI — Tangis dan kepanikan mewarnai kebakaran yang melanda tiga rumah warga di Dusun II, Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Sabtu (15/8/2026) pagi. Kobaran api yang diduga dipicu korsleting listrik tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga melalap harta benda dan sejumlah surat penting milik warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp110 juta . Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.10 WIB. Saat itu, ketiga pemilik rumah diketahui sedang berada di kebun untuk menyadap karet. Rumah yang ditinggalkan dalam sekejap berubah menjadi kepulan asap dan kobaran api. Saksi Wahyu Noprianto (38), tetangga korban, menjadi salah satu orang pertama yang melihat kejadian tersebut. Ia melihat asap hitam pekat membumbung dari rumah Zainudin bin Matoha (64), seorang petani. Wahyu spontan berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan kemudian berdatanga...