DPRD PALI Hadir dengan Bantuan dan Doa, Sambangi Korban Kebakaran Desa Curup


PALI
— Seusai mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kecamatan Tanah Abang, Senin (17/8/2026), tiga anggota DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dari daerah pemilihan (Dapil) 6 langsung melangkahkan kaki menuju Desa Curup.

Bukan untuk menghadiri seremoni, melainkan untuk menemui warga yang sedang berduka setelah rumah mereka dilalap si jago merah pada Sabtu (15/8/2026).

Ketiga legislator tersebut yakni Muhammad Rizal, Sarnubi, dan Afriansyah. Kehadiran mereka membawa bantuan sekaligus pesan sederhana: di tengah musibah, tidak seorang pun seharusnya merasa sendirian.

Di hadapan para korban, ketiganya menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga Desa Curup. Bantuan yang diserahkan memang tidak dimaksudkan untuk mengganti seluruh kehilangan, tetapi menjadi bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.

Muhammad Rizal mengatakan, kedatangannya bersama Sarnubi dan Afriansyah merupakan bentuk turut berdukacita sekaligus upaya untuk saling menguatkan.

“Ini bentuk turut berdukacita atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Curup. Kita saling menguatkan hati dalam menghadapi musibah dan bencana yang terjadi atas kehendak Allah SWT,” ujar Muhammad Rizal, anggota DPRD PALI dari Partai Gerindra.

Foto di lokasi kebakaran Rumah di Desa Curup.

Menurut Rizal, kebakaran rumah merupakan salah satu musibah yang sangat berat. Dalam waktu singkat, tempat tinggal yang menjadi ruang kehidupan keluarga dapat berubah menjadi puing-puing. Harta benda, pakaian, bahan makanan, bahkan barang-barang yang dikumpulkan selama bertahun-tahun, dapat lenyap dalam hitungan menit.

“Bantuan ini tidak banyak. Ini adalah bentuk kepedulian sesama manusia, hadir ketika saudara kita sedang merasakan sakit dan kehilangan,” katanya.

Ia berharap keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan untuk melewati masa sulit tersebut. Rizal juga mendoakan agar seluruh kehilangan yang terbakar bersama rumah dapat digantikan Allah SWT dengan sesuatu yang lebih baik dan lebih banyak.

“Semoga saudara-saudara kita tetap kuat dan tabah. Kita doakan semoga Allah SWT secepatnya mengganti apa yang hangus dimakan api dengan yang lebih baik dan lebih banyak,” tuturnya.

Senada, Sarnubi, anggota DPRD PALI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengaku prihatin melihat kondisi para korban.

Ia berharap keluarga yang tertimpa musibah diberikan kekuatan untuk kembali menata kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan sekadar soal nilai materi, melainkan bentuk nyata kepedulian. Setidaknya, kehadiran tersebut dapat memberikan semangat kepada korban bahwa masih banyak orang yang peduli dan ingin membantu.

“Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan. Mudah-mudahan setelah musibah ini ada jalan yang lebih baik dan kehidupan mereka kembali pulih,” ujar Sarnubi.

Sementara itu, Afriansyah, anggota DPRD PALI dari Partai Demokrat, turut menyampaikan keprihatinannya.

Ia berharap keluarga korban tidak larut dalam kesedihan, tetapi perlahan dapat bangkit dan kembali membangun kehidupan.

“Di balik setiap musibah tentu ada hikmah. Kita berharap keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan oleh Allah SWT. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama, tempat tinggal mereka dapat tergantikan dengan rumah yang lebih baik dan rezeki yang lebih banyak,” kata Afriansyah.

Foto Sarnubi, Muhammad Rizal dan Afriansyah saat memberikan semangat kepada keluarga korban kebakaran rumah di desa Curup.

Kehadiran Muhammad Rizal, Sarnubi dan Afriansyah menjadi pesan bahwa kepedulian tidak selalu harus hadir dalam jumlah besar. Terkadang, sebuah bantuan sederhana yang diberikan pada saat yang tepat, ditambah doa dan kehadiran, mampu menjadi penguat bagi seseorang yang sedang berada di titik terberat kehidupannya.

Melalui media ini, ketiga anggota DPRD PALI Dapil 6 juga mengimbau masyarakat Kecamatan Tanah Abang dan seluruh masyarakat Kabupaten PALI agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Terlebih saat ini kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang berlangsung cukup panjang menyebabkan lingkungan menjadi kering. Kondisi tersebut membuat api lebih mudah menyebar apabila terjadi kebakaran.

Masyarakat diminta tidak meninggalkan rumah sebelum memastikan seluruh sumber potensi api dan kelistrikan dalam kondisi aman.

Mulai dari memastikan instalasi listrik tidak bermasalah, mematikan kompor, mencabut peralatan elektronik yang tidak diperlukan, memastikan obat nyamuk atau sumber api lainnya telah dipadamkan, hingga memeriksa kembali kondisi rumah sebelum ditinggalkan.

“Memang setiap kejadian terjadi atas izin Allah SWT. Namun sebagai hamba-Nya, kita tetap wajib berikhtiar dan berhati-hati. Jangan meninggalkan rumah sebelum memastikan semua potensi yang dapat menyebabkan kebakaran benar-benar aman,” pesan ketiganya.

Musibah memang tidak pernah diundang. Namun ketika ia datang, kepedulian dapat menjadi cahaya kecil di tengah gelapnya kehilangan.

Senin itu, tiga legislator PALI tersebut tidak hanya datang membawa bantuan. Muhammad Rizal, Sarnubi, dan Afriansyah datang membawa doa, kepedulian, serta harapan agar keluarga korban Desa Curup mampu bangkit kembali.

Dan dari sana, sebuah pesan sederhana kembali mengemuka: ketika saudara sedang kehilangan, hadir dan membantu sebisa kita adalah bentuk kemanusiaan yang paling nyata.****

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Camat Tanah Abang Tuai Pro-Kontra, Muktar Jayadi Beri Catatan Kritis

Ibu Rumah Tangga di PALI Ditangkap, 30 Butir Ekstasi Berbagai Logo Diamankan Polisi

Satreskrim Polres PALI Ringkus Pembobol Rumah Kosong di Simpang Raja

Terduga BD Narkoba diringkus Polres PALI

Dua Tokoh Besar Hadir! Open House Bupati PALI Jadi Ajang Silaturahmi Elit dan Rakyat

Dua Tokoh PALI Bersua, Silaturahmi Sarat Makna di Hari Raya

Tipu Purnawirawan Polri Rp33,8 Juta, D Mendekam di Jeruji

Malam Sunyi Diguncang Penangkapan Dramatis, Kurir Sabu 302 Gram Dibekuk di Jalan Tempirai

Kakek 65 Tahun di PALI Ditangkap Polisi, Simpan 60 Paket Sabu Siap Edar

Kurir Sabu 8,59 Gram Dibekuk di Jalan Sekayu–Belimbing